Ketika Cinta Terselimut Kabut Setebal Rasa Rinduku Padamu
Cahaya tebaran 1000 bintang di langit angkasa hitam
Ketika cinta tergambar di antara galaksi-galaksi suram
Bintang demi bintang, cahaya demi cahaya, mengarah pada satu titik
Langkah demi langkah, suara demi suara, teriakan rinduku mulai berdetik
Kerapatan mencangkup semua asa dan pikiran dalam gejolak
Kerapatan menitik setiap kecupan dan menggoyah dalamnya gejolak
Kerapatan kedua sisi bibir, berbicara sesuatu hanya aku bisa dengar
Kerapatan menabur semua bisikan-bisikan dalam hati yang berdebar
Teriakan suara 1000 suara, dari matamu ku tahu 1000 rindu
Teriakan suara tak bersuara, tatapan pertama ku tahu itu rindu
Getar dan gemetar arahan anak panah terarah dalam mata
Meniup seribu rindu terbendung, waktu demi waktu
Tangkapan anak panah menggairahkan rasa untuk mendekat
Ketika mendekat dan merapat, tiupan dan rasa menjauh mendekap
Tatapan dan suara bisikan musnah tiada sisa
Tatapan dan suara teriakan lenyap tiada rasa
Lirik demi lirik pergi seperti ini
Seluit angin dingin beriring seperti ini
Biasa dia duduk untuk bersuara berbicara untuk melihatku
Saat-saat itu melebur digantikan suara bisu menjauh, dalam dirimu
Dia hanya duduk untuk tidak bersuara untuk menjauh, dari diriku
Ketika cinta terselimut kabut setebal rasa rinduku padamu
Tiraian Fana Lautan Surga
Induk gugusan bercahaya berkabut mentari
Huntaian-huntaian sesosok harum harmoni
Sepasang bulatan terang tiada beban
Menangkap setiap panggilan sentosa uraian
Menghirup huntaian lembutnya hembusan
Menghadirkan nafas-nafas dari sang ilahi
Wajah-wajah tersembunyi tidak sabar silih berganti
Ketukan setiap jiwa mendorong ingin berlari
Goresan demi goresan menghiasi pori-pori
Sejuta setiap gerak-gerik menciptakan duri-duri
Tetesan sinar mata merayap perlahan keluar
Uapan demi uapan meratakan keringnya sinarnya
Tiada yang dapat mengembalikan uapan menjadi sinar
Ujung keputusasaan hanya menunggu kembali uapannya
Ketika cerahnya langit terjebak oleh gelapnya bumi
Saat bersihnya hati tersiksa oleh suramnya duri
Ketika sang langit merata di tiraian fana
Saatnya sang hati berada di lautan surga